Sabtu, 13 Oktober 2012

Bagaiman kalu kita bandingkan hidup itu dengan kebun bunga


Dalam sebuah pepatah mengatakan “hidup ini adalah sebuah pilihan nak”. Ada yang percaya? Kalo ditelisik dari sebuah keputusan dari seorang mahasiswa galau ialah, mereka cendreung sulit untuk memilih.. apa hubungannya?
Dari sebuah rapat apasih yang dicari?? Keuntungan besar?  Pelanggan yang melimpah? Panen yang berhasil? Oke, itu semua benar tapi apa yang bisa membuat hal tersebut terrealisasikan?
KEPUTUSAN. Bayangkan jika hidup kita tanpa keputusan, mungkin kita tidak akan tinggal dimana-mana, bahkan saat kamu baca tulisan saya ini, kamu lagi memutuskan untuk membaca tulisan agak konyol ini.jadi apa esensinya???
Bayangkan kamu berada di tengah kebun tulip, pada suatu saat kamu ingin memetik bunga tersebut untuk gebetan baru, jelas harus bagus bunganya. Naaah di kebun bunga itu ada 100 hektar kebun bunga yang ada, terus kita jalan menyusuri setiap jalan setapak yang basah untuk mencari bunga tersebut. Lalu kamu menemukan 1 bunga, lalu medapat bunga yang lebih indah disebelahnya. Begitu seterusnya hingga hari sore. Dan tanpa sadar bunga yang mau di kasi gebetan tuh kurang bagus juga dari yang didapet pertama kali. Jadi terpaksa di ambil..
So apa yang dapa disimpulkan??
Setiap perjalana hidup memang banyak cara, dari haram contohnya : ngepet, gesek-gesek, atau jagain lilin. Itu adalah cara, terserah kita mau ambil cara itu atau nggak, yang pasti jangan sampai kita menemukan cara yang salah di saat kita di ujung usia. Tapi gue ga nyaranin tuk ngepet yaaak

Okay that’s all folks semoga tercerahkan.
Salam ceraaaah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar